Dalam situasi politik yang memanas pasca PILPRES dan ancaman terhadap keutuhan NKRI, pada tanggal 21-23 Mei 2019 IBSI menyelenggarakan workshop bagi para PIKO dengan tema “Sukacita Injili merawat kebhinekaan”. Workshop bertempat di RR. Abdi Kristus, Gedanganak Ungaran dengan nara sumber Rm. Aloysius Budi Purnomo, Pr. Sebanyak 63 suster PIKO dari seluruh tarekat di Indonesia dan 3 Pengurus IBSI dengan penuh antusias mengikuti kegiatan workshop tersebut.
Rm. Budi yang kaya akan pengalaman dalam membangun keberagaman dengan aneka agama dan budaya di Keuskupan Agung Semarang, serta piawai dalam bermusik, menginspirasi dan menghantar kami untuk sungguh-sungguh mengalami sukacita dalam keberagaman. Sabda Yesus “Tinggalah dalam kasihKu” (Yoh 15 : 9) kami hayati secara baru dengan membangun relasi persaudaraan dan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Fallah Salatiga, Klenteng Pudak Payung, dan Masjid Mabrur Ungaran. Kami juga mendapat sharing pengalaman dari Mas Wawan, koordinator PELITA yang aktif dalam membangun persaudaraan lintas Agama di Semarang. Para Peserta sungguh bersukacita boleh menikmati indahnya keberagaman dengan berbagi pengalaman, berdialog, saling mengapresiasi dan berkolaborasi. Mereka termotivasi untuk semakin terbuka berbagi sukacita dalam keberagaman, mulai dari komunitas dan kemudian dengan masyarakat sekitar, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.





