Kongregasi Frater Hamba Hamba Kristus telah menyelenggarakan Sidang Kapitel V 2018 pada tanggal 5 – 10 Februari 2018 di Makassar, dengan tema “Ad Omne Opus Bonum Paratus” yang berarti “Siap Sedia Melakukan Setiap Pekerjaan Yang Baik (Titus:3:1)”. Ungkapan ini merupakan Motto Hidup setiap Frater yang secara khusus membaktikan dirinya dalam dan melalui Kongregasi Frater Hamba Hamba Kristus. Sidang ini dihadiri oleh 35 orang Frater yang terdiri dari Unsur Dewan Pimpinan Umum (DPU) sebanyak 5 orang, Unsur Dewan Kapitel sebanyak 2 orang, Pemimpin Komunitas sebanyak 14 orang, Pembimbing Novis/Postulan sebanyak 1 orang, Utusan Dewan Pemimpin Umum sebanyak 2 orang dan Utusan yang dipilih secara rahasia untuk mewakili seluruh Anggota Tarekat Religius Hamba Hamba Kristus sebanyak 11 orang. Selain Peserta Sidang yang berasal dari Para Frater HHK sendiri, ada pula 5 orang Pastor yang mengikuti Sidang ini; Romo J. Darminto, SJ sebagai Pendamping Kapitel, Pastor Fransiskus Nipa, Pr dan Pastor Kosmas Kopong Boro, Pr sebagai Wakil Uskup serta Pastor Alex Maitimo, Pr dan Pastor Ernesto Amingleo, CICM selaku Pembimbing Rohani Frater HHK. Panitia Sidang Kapitel menetapkan Jadwal Sidang dengan menelusuri tema-tema Sidang Pleno tentang “Laporan Pertanggungjawaban DPU Periode 2013-2018”, “Refleksi Menuju Kapitel V 2018” sebagai suatu kristalisasi dari Sidang Pra Kapitel sebelumnya, dan menimbang melalui Diskusi dan Pleno mengenai tema-tema yang diangkat dalam pertemuan bersama Romo J. Darminto, SJ, terutama Hidup Bakti yang terletak dalam perjalanan menghidupi kerinduan akan perjalanan mistik dan kenabian, yang sangat dalam diulas melalui dua tema yang berbeda namun memiliki satu kekuatan maksud yang penting bagi Para Religius khususnya Para Frater HHK yakni “Bersama Yesus Menjadi Injil” dan “Komunitas Religius Berbudaya Korporat”. Dua tema tersebut mau mengungkapkan kembali menyangkut Identitas Religius Seorang Frater Hamba Hamba Kristus, hal ini harus lebih ditegaskan lagi dalam kerangka perjalanan bersama Allah khususnya dalam hubungannya dengan Kualitas Hidup Pribadi, Kualitas Hidup Komunitas dan Kualitas Hidup Pelayanan/Kerasulan Seorang Frater HHK. Itu berarti selalu harus kembali pada relasi yang akrab-mesra dengan Allah, yang kemudian diwujudkan dalam pelayanan-pelayanan cintakasih nyata yang profetik.
Sidang Kapitel yang diselenggarakan setiap lima tahun ini merupakan kekuasaan tertinggi dari Kongregasi Frater Hamba Hamba Kristus. Sidang Kapitel menjadi kesempatan bagi para Frater Hamba Hamba Kristus untuk “me-review” atau melihat kembali fokus hidup/panggilan/perutusan sebagai Religius, mendengarkan Laporanlaporan, sharing dalam diskusi dan pleno, mengadakan evaluasi dan refleksi bersama untuk menyusun rencana lima tahun ke depan, serta memilih Dewan Pimpinan Umum yang baru untuk Periode 2018-2023. Tiap orang dengan keunikannya dapat menyumbangkan diri (nemo dat quod non habet), dalam bekerjasama memajukan panggilan hidup Religius demi Kongregasi tercinta, Gereja, dan Bangsa dalam hal ini masyarakat yang ada di sekitar.
“Bersama
Yesus Menjadi Injil”
Sidang Kapitel ini dirangkai dalam suatu kesatuan alur acara Diskusi, Konferensi, Refleksi dalam level pribadi maupun kelompok dan Pleno, penggalian pengalaman, pembahasan LPJ DPU dan urusan Kongregasi untuk menyusun “action plan” berupa Arah Gerak Bersama, Keputusan dan Rekomendasi Sidang pada Dewan Pimpinan Umum dan Anggota Tarekat pada umumnya. Kemudian ditutup dengan memilih Dewan Pimpinan Umum. Demikian peserta dibawa berproses dalam tiga langkah: 1) menggali pengalaman hidup sebagai Religius dalam konteks nyata situasi “dunia”, “negara/bangsa/masyarakat Indonesia”, hidup dalam Gereja Universal dan Lokal; 2) refleksi yang berdasar pada kepekaan dalam membaca tanda-tanda zaman dan berfokus pada pokok-pokok keprihatinan untuk lima tahun mendatang yang dikemas dalam Arah Gerak Kongregasi “Bersama Yesus Menjadi Injil”; dan 3) aksi berupa Keputusan dan Rekomendasi yang dirancang bersama dan akan terus ditindaklanjuti demi pengembangan Kongregasi ke depan. Peserta membuat suatu Arah Gerak Bersama, Keputusan dan Rekomendasi yang menegaskan kembali tentang kesadaran akan identitas religius sebagai mistikus dan nabi, yang adalah makhluk jasmani yang rohani: 1) Peran sebagai mistikus dan nabi merupakan bagian konstitutif, bagaikan dua sisi tak terpisahkan dari panggilan Religius, di satu sisi harus senantiasa menjalin relasi akrab dengan Allah dan sekaligus di sisi lain peka membaca tanda-tanda zaman agar dapat menjawab kebutuhan dan harapan manusia dewasa ini dalam pelayanan; 2) Perlu pembaharuan diri terusmenerus, perhatian terhadap pembinaan awal dan berkelanjutan, lebih dekat dengan Allah, Sesama dan Alam Ciptaan, berani dan terbuka pada kehendak Allah, pembaharuan dan peningkatan karya pelayanan yang lebih menjawabi kebutuhan zaman. Dalam Sidang Kapitel ini ditegaskan pula “action plan” yang akan dilakukan bersama, yakni: 1) Membangun kerjasama dengan pelbagai pihak; 2) Mengembangkan kegiatan-kegiatan bersama dalam pembinaan, komunitas dan pelayanan; serta 3) Memperhatikan dengan sungguh-sungguh menyangkut Harta Milik Kongregasi.
Pada hari terakhir dari Sidang Kapitel ini yaitu tanggal 10 Februari 2018, dilakukan pemilihan Dewan Pimpinan Umum Kongregasi Frater Hamba Hamba Kristus Periode 2018-2023. Setelah melewati suatu proses yang panjang dan sedikit melelahkan akhirnya terpilihlah Dewan Pimpinan Umum Kongregasi HHK yang baru. Mereka yang terpilih adalah:
Fr. Hermanus Hiba, HHK
Fr. Yosef Lenamah, HHK
Fr. Lukas Rumbun, HHK
Fr. Gregorius Atawolo, HHK
Fr. Heribertus Djarot, HHK





